|
Monday, 22 February 2010 |
Ada pasangan suami isteri yang menikah karena dijodohkan oleh pak kiai mereka. Sang lelaki sangat setuju dengan perjodohan tersebut, tetapi sang perempuan sebaliknya, dia tidak mencintai lelaki calon suaminya. Karena taat pada sang kiai dan khawatir kawalat, maka dengan terpaksa sang perempuan akhirnya menikah dengan lelaki pilihan pak kiai. Dengan mengatakan ”allaahumma paksakeun”, dia pun resmi menjadi isteri.Sebetulnya sampai Allah memberinya tiga orang anak, sang isteri masih belum mencintai suaminya dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Tapi akhirnya, setelah kelahiran anak ketiganya, dia pun bisa memberikan cintanya dengan tulus dan ikhlas kepada suaminya. Keterpaksaan itu akhirnya berbuah keikhlasan, mereka pun akhirnya dikarunia enam anak sampai saat ini.Sebetulnya sampai Allah memberinya tiga orang anak, sang isteri masih belum mencintai suaminya dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Tapi akhirnya, setelah kelahiran anak ketiganya, dia pun bisa memberikan cintanya dengan tulus dan ikhlas kepada suaminya. Keterpaksaan itu akhirnya berbuah keikhlasan, mereka pun akhirnya dikarunia enam anak sampai saat ini.
|
|
|
Monday, 22 February 2010 |
Setelah proyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa cakap Indonesia. Bule: "Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir dibawah mercy S 320." Dirjen : "Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah."
|
|
|
Monday, 22 February 2010 |
Kisah yang sangat memberi pelajaran yang terjadi di waktu awal dakwah Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam. Ketika Ibnu Ishaq bercerita, Abu Khaitsamah, adalah salah seorang dari Bani Salim yang tertinggal dari Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam dalam perang Tabuk, sampai Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam berangkat.
Di suatu cuaca sangat terik, Abu Khaitsamah pulang ke keluarganya, mak adia dapatkan kedua isterinya sedang berada di dinding pembatas kedua rumahnya, dan sedang menyirami rumahnya masing-masing. Kemudian, kedua isterinya mengambil air minum dan menyiapkan makanan untuk Abu Kaitsamah.
|
|
|
Monday, 22 February 2010 |
Sahabat, Kita pernah bersimpuh dihadapan-Nya, menyusun sujud pada debu-Nya yang gelap. Kita sulam kata pinta, kita rangkai kalimat doa, memohon agar dalam hidup ini kita diberikan segalanya yang terbaik, agar Ia tunjuki kita jalan yang lurus, istiqomah di tengah fitnah, sabar di tengah makar, ikhlas menghadapi hidup yang keras. Kemudian air mata kitapun mengalir membasahi malam, sunyi, sepi…
|
|
|
|
<< awal < sebelum 1 2 3 sesudah > akhir >>
|
| hasil 1 - 8 dari 18 |